top of page
  • Writer's picturestellarw

Banyak PHK di Startup, Apa yang Harus Karyawan dan Founder Siapkan?

Melihat banyaknya startup yang melakukan layoff atau PHK karyawan, rasanya kita harus mulai ambil tindakan nih untuk mengantisipasi hal tersebut.


Apalagi kalau kamu adalah karyawan yang belum punya back-up plan untuk berpindah ke tempat kerja lain. Fenomena layoff besar-besaran ini sangat berdampak bagi karyawan startup termasuk juga foundernya lho! Yuk kita simak apa saja yang harus kamu persiapkan untuk mengantisipasi keadaan ini!


PHK STARTUP LAYOFF STARTUP ZENIUS LINKAJA
sumber: RUNSTUDIO // GETTY IMAGES

Bila kamu Karyawan Startup, perhatikan hal berikut:


1. Hitung Dana Darurat


Sekarang cek saldo rekening dan assetmu, apakah sudah cukup untuk dana darurat apa belum? Untuk mengantisipasi terkena layoff secara mendadak, pastikan kamu sudah memiliki dana darurat minimal 6x pengeluaran bulanan.


Misal, bila kamu memiliki rata-rata pengeluaran Rp. 5 Juta/bulan, maka siapkan dana darurat minimal 6x jumlah tersebut atau sekitar minimal Rp. 30 juta.


Bila memungkinkan, pastikan dana darurat tersebut dalam bentuk cash Stellars, agar kamu tidak sulit menggunakannya ketika ada kebutuhan mendadak saat masih mencari pekerjaan.


2. Kurangi Pengeluaran Sehari-Hari


Setelah kamu menghitung dana darurat, ini saatnya kamu mengurangi pengeluaran sehari-hari. Terutama bila dana daruratmu belum memenuhi, karena ini menjadi kesempatan terakhirmu untuk mengumpulkan dana darurat dengan mengurangi pengeluaran sehari-hari.


Kamu bisa menggunakan rumus 50% kebutuhan, 30% investasi, dan 20% gaya hidup.

Bila memungkinkan, coba subtitusi kebutuhan-kebutuhanmu dengan harga yang lebih murah. Dengan begitu uang yang tersisa bisa kamu alihkan pada investasi/tabungan/dana darurat tadi.


3. Lamar minimal 3 Pekerjaan/Minggu


Diperkirakan 1 tahap rekrutment bisa menghabiskan waktu minimal 2 bulan. Nah, kamu bayangkan jika tiba-tiba kamu terkena layoff di bulan depan. Suatu hal yang mengerikan bukan, karena kamu belum punya persiapan.


Nah untuk itulah coba mulai melamar minimal 3 pekerjaan/minggu.


Sebenarnya ini bukan hal yang urgent untuk dilakukan, apalagi bila kamu masih nyaman di pekerjaan startup saat ini. Namun, ini adalah langkah yang bijak untuk mengantisipasi adanya kemungkinan kamu terkena PHK.


Dengan begitu ketika (amit-amit) kamu terkena PHK secara mendadak, kamu masih punya pengharapan bekerja di perusahaan lain dengan cepat karena kamu sudah mengikuti proses rekrutmentnya sejak lama.


Bila kamu Founder Startup, perhatikan hal berikut:



Sebaliknya, jika kamu adalah founder startup terutama founder dari early stage startup, ini adalah kesempatan emas untuk mendapatkan talent yang hebat bergabung dengan timmu!.


Mengapa? Karena banyak para talent startup yang terkena layoff dalam kondisi sudah memiliki pengetahuan lebih dari 2 tahun.


Selain itu akibat fenomena layoff besar-besaran, para talent juga cenderung banyak yang sedang membutuhkan pekerjaan baru dengan cepat.


Hal yang harus kamu dan tim HR lakukan adalah:


1. Jadilah Headhunter dengan menyasar via LinkedIn


Kamu bisa coba menggunakan keywords “ Ex- (nama startup)” yang kamu inginkan plus posisi yang ingin kamu cari. Contoh “ Digital Marketing Ex-Zenius)”.


Lalu lakukanlah approaching via message, email, atau whatsapp mereka yang tertera di contact details


2. Tidak Bisa Tawarkan Gaji Besar? Beri Benefit Lain!


Dikabarkan para pekerja startup ini memiliki rate gaji yang sudah tinggi. Tapi, sebagai founder early stage startup kamu jangan dulu berkecil hati!


Meskipun tidak bisa menawarkan gaji yang besar, kamu juga bisa memberikan benefit dalam bentuk lain yang bisa dipertimbangkan oleh para talent.


Seperti: tersedianya opsi WFA, jam kerja yang mengusung work-life balance, dan bonus tahunan bagi pekerja.


Terkadang startup memiliki jam kerja yang terlalu padat dan membuat para pegawainya lebih cepat stress.


Nah, bila kamu bisa menawarkan opsi WFA dan jam kerja yang mengusung work-life balance, tentu ini sama menariknya dengan gaji besar lho!


Selain itu, mengganti tawaran gaji besar dengan opsi bonus juga bisa menjadi tawaran menarik untuk dipertimbangkan. Kamu bisa menerapkan sistem pembagian bonus tahunan sesuai dengan sales yang didapat perusahaan.


Jadi, skema bonus ini tidak akan merugikan keuangan bisnismu bila ternyata sales perusahaan kurang memuaskan dan juga memancing motivasi pekerja untuk mencapai target sales.


NOTES FOR STELLARS!


Itu dia Stellars antisipasi yang bisa kamu lakukan dalam menanggapi PHK atau layoff startup besar-besaran ini. Semoga kita semua bisa melewati ini dengan mudah yaa!


Tetap berusaha tingkatkan skill dan cari peluang dengan baik, karena usaha tidak akan mengkhianati hasil Stellars..


Ingin mencari teman sesama wanita karir atau entrepreneur wanita? Ayo gabung menjadi member Stellar Women GRATIS! kamu akan menemukan teman baru sesama wanita karir dan entrepreneur wanita untuk saling berkoneksi, bertukar informasi, saling berkeluh kesah, dan menyemangati satu sama lain.


Daftar membership Stellar Women GRATIS dan dapat BANYAK BENEFIT!

Klik tombol di bawah untuk cek seluruh benefitnya!


BACA JUGA:


MUST WATCH VIDEO!




Cara Mengelola Brand Portfolio Dalam Tiga Langkah | #StellarLearningEvents

 

Ingin lihat konten lain dari Stellar Women yang gak kalah menarik?

KLIK TOMBOL DI BAWAH INI YAA!



Tentang Stellar Women:


Stellar Women adalah komunitas perempuan yang mendukung para wanita agar menjadi perempuan berdaya untuk mencapai tujuan hidupnya. Stellar Women berkomitmen untuk mendukung perempuan dalam bidang bisnis dan skill professional. Kami menyediakan kelas online, webinar, mentorship, kelas bisnis, dan juga forum.

Kini, Stellar Women telah menjadi komunitas bisnis khusus wanita yang menjadi tempat bagi mereka untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan berjejaring dengan 10.000+ perempuan lainnya di seluruh Indonesia. Gabung sekarang bersama kami!

41 views0 comments

टिप्पणियां


bottom of page