Tips Merintis Bisnis Untuk Si Introvert


Dunia digital terbuka luas untuk wirausahawan dari berbagai latar belakang. Yes, termasuk kamu para introvert! Kalau kamu punya ide tentang gimana cara memberi solusi berupa produk atau layanan kepada audiens tertentu, kamu bisa membangun bisnis yang hebat bahkan dalam waktu singkat. Namun, hal ini bisa terlihat sangat sulit untuk kaum introvert. Disisi lain, sebagai pemimpin bisnis kamu perlu membangun jaringan, bernegosiasi dengan klien, dan selalu berkomunikasi dengan tim. Untuk si pendiam, aktivitas seperti ini sangat nggak nyaman dan melelahkan. The good news is: introvert punya peluang yang sama seperti ekstrovert untuk berkembang dan sukses dalam bisnis. Dibawah ini Stellar merangkum beberapa tips yang bisa dilakukan para introvert untuk meningkatkan peluang memulai bisnis kecil yang sukses.


Tips #1 - Create A Plan

Punya strategi atau rencana bisa membuatmu lebih siap dan berani melangkah. Kamu bisa pertimbangkan hal-hal berikut ini:


1. Gimana cara memasarkannya?

Setelah kamu tau produk/layanan dan audiens kamu, kamu bisa mempromosikan bisnismu di platform yang paling sering dikunjungi audiens. Fokus pada audiens yang lebih kecil bisa membantu kamu membangun pelanggan setia dan menghindari kamu terlalu banyak berencana melayani orang-orang yang nggak tertarik dengan apa yang kamu tawarkan. Coba pahami secara spesifik tentang persona pembeli idealmu dengan memahami kelemahan, kebiasaan, dan preferensi mereka.


2. Siapa pesaing bisnismu?

Jangan menutup mata untuk mencari tahu bisnis serupa lainnya. Cari tahu apa yang mereka lakukan, gimana mereka mendapat pelanggan, berapa biaya yang mereka habiskan untuk layanan mereka, dll. Kamu harus punya identitas brand meskipun banyak usaha serupa lainnya. Saat mencari tahu tentang pesaing, jangan lupa untuk memerhatikan kelemahan mereka.


3. Administrasi

Jangan lupa meneliti lisensi yang dibutuhkan untuk membangun bisnis, begitu juga dengan peraturan pajak, peralatan khusus, kemampuan kerjamu, dll.



Tips #2 - Think About Choosing a Partner

Kamu perlu berpikir untuk memilih rekan kerja yang sedikit lebih ekstrovert, terlebih untuk urusan eksternal. Dengan cara ini partnermu bisa membantumu menangani penjualan, melayani klien, mengurus acara, dan urusan luar lainnya. Cara ini membuatmu bisa fokus pada hal-hal yang bisa kamu lakukan dengan baik tanpa kuatir dengan lingkup sosial yang besar. Memilih rekan nggak berarti kamu menyerahkan setengah dari bisnismu atau membiarkan mereka mengambil alih keputusan bisnis.


Tips #3 - Don’t Lose Touch

Kamu juga harus paham gimana cara audiens berinteraksi dengan perusahaanmu supaya kamu bisa mengevaluasi strategi pemasaran atau penjualanmu. Meski introvert, kamu bisa kok menjaga hubungan baik dengan pelanggan! Coba untuk mengatur kapan saja kamu perlu berinteraksi tatap muka dengan pelanggan supaya kamu bisa meluangkan waktu untuk recharge dan decompress setelah berinteraksi dengan pelanggan. Pahami teknik manajemen stres yang paling ampuh kamu terapkan.


Tips #4 - Look For Other Sources of Help

Banyak tempat yang menyediakan bantuan untuk masalah atau kebutuhanmu, baik itu forum online atau offline. Kamu bisa mencari panduan dan dukungan dari orang-orang introvert tentang bagaimana mereka membangun bisnis mereka. Kalau kamu punya cukup budget, kamu bisa melakukan outsourcing kepada profesional. Kolaborasi dengan brand lain juga bisa jadi hal yang bagus tanpa menguras banyak energi karena bisa kamu lakukan online. Cara alternatif untuk mendapat bantuan profesional dengan budget minim bisa kamu lakukan dengan menawarkan skill-mu untuk membantu mereka. Sebagai contoh, mungkin kamu bisa menawarkan kemampuan marketingmu untuk membalas pihak yang udah membantumu merancang website.




Tips #5 - Work Online As Much As Possible

Salah satu keuntungan terbaik saat ini adalah peluang besar untuk para introvert membangun bisnisnya tanpa merasa ngga nyaman bekerja diruang kantor. Dengan berbagai platform online untuk segala hal yang diperlukan untuk merintis bisnis, kamu nggak perlu kantor yang sibuk dan ramai. Kamu bisa memimpin dan menyelesaikan banyak tugas dari rumah tanpa berpaling dari layar monitor. Kamu bahkan bisa menemukan koneksi atau rekan kerja dari berbagai forum online tanpa harus memikirkan transportasi.



Merintis bisnis jadi tantangan tersendiri untuk wirausahawan mula-mulai. Bagaimanapun, proses membangun bisnis akan jadi rumit kalau kamu seorang introvert. Tapi, dunia digital menawarkan banyak banget kesempatan dan dukungan untuk para introvert. Dengan tips-tips diatas, kamu bisa memastikan kalau kamu memberi kesan yang tepat kepada rekan kerja maupun pelanggan bisnismu. Sama seperti hal lain, merintis bisnis sebagai seorang introvert akan terasa lebih mudah kalau punya strategi yang tepat. Good luck with your new business!

48 views0 comments
  • Facebook
  • Instagram

© 2020 by StellarW