top of page
  • Writer's picturestellarw

Cara Memilih Influencer Yang Sesuai Dengan Target Marketingmu

Updated: Dec 21, 2021

Teknik marketing menggunakan KOL (key opinion leader) ternyata efektif untuk mempromosikan produk kita. Tapi, kamu juga harus menyesuaikan siapa influencer yang cocok untuk mempromosikan produkmu.


Umumnya ada 4 target marketing yang sering dimasukan dalam business plan, yakni:

  • Brand awareness

  • Content creation

  • Sales

  • Brand Image

Supaya gak salah pilih influencer, yuk kita bedah keunggulan setiap jenis influencer. Kamu akan tahu mana influencer yang sesuai dengan target marketingmu!

1. NANO INFLUENCER

Tipe influencer ini adalah key opinion leader yang memiliki jumlah followers mulai dari 1.000-10.000. Influencer tipe ini biasanya rutin memposting jenis konten yang sangat segmented. Sehingga sebagian besar followersnya sangatlah homogen dengan interest dan karakteristik yang sama.


Influencer Dengan Engagement Rate Tertinggi!


Kabar baiknya, influencer tipe ini cenderung memiliki engagement rate yang tinggi! Berdasarkan State of Influencer Marketing 2019 yang dirilis oleh Hype Auditor, Nano-Influencer memiliki engagement rate ± 5,60 %. Dengan engagement rate yang tinggi, influencer ini cocok untuk target marketing brand awareness dan sales.


Target marketing yang cocok: Brand Awareness.


2. MICRO INFLUENCER

Tipe influencer ini adalah key opinion leader yang memiliki jumlah followers mulai dari 10 ribu-100 ribu. Biasanya influencer tipe ini sudah memiliki lebih dari 1 platform social media untuk berinteraksi dengan followers-followersnya.


Menjangkau Target Market Lebih Besar!


Dengan jumlah followers yang lebih banyak dari Nano-Influencer, tentu kamu bisa menjangkau lebih banyak lagi target market bila meng-endorse Si Micro Influencer ini. Yang perlu kamu perhatikan, influencer tipe ini sudah mulai menetapkan rate card untuk setiap postingan mereka.


Tapi, bila kamu jago bernegosiasi, beberapa influencer di tingkatan ini masih bisa kamu nego dengan endorse tanpa fee loh! Kamu bisa mencoba untuk tawarkan barter produk, exposure, collab, premium akses untuk masuk PR List, atau benefit lain yang setara dengan jasa promosi yang akan mereka berikan.


Target marketing yang cocok: Brand Awareness, Sales.


3. MACRO INFLUENCER

Macro influencer adalah influencer yang memiliki 100 ribu sampai 500 ribu followers. Dengan jumlah followers yang besar, para Macro Influencer biasanya telah memiliki tim khusus untuk mengelola konten mereka dan sudah memiliki peralatan editing yang mumpuni.


Konten Yang Diproduksi Lebih Menarik!


Dengan tim yang mereka punya, mereka bisa memproduksi konten dengan kualitas yang sangat baik dan mampu memproduksi konten dalam jumlah banyak sekaligus. Selain itu, para Macro Influencer biasanya sudah terbiasa memproduksi konten dari berbagai jenis interest yang masih serumpun, misal: travelling, food, dan pariwisata.


Jam terbang yang tinggi juga membuat para influencer ini sudah memiliki personal branding yang kuat, ini merupakan akumulasi dari interaksi-interaksi yang mereka lakukan dengan para followersnya, sehingga sebagian besar influencer tipe ini memiliki followers yang loyal.


Target marketing yang cocok: Brand Awareness, Sales, Content Creation.

4. MEGA INFLUENCER

Mega Influencer adalah key opinion leader dengan followers ≥500 ribu. Influencer tipe ini memiliki jangkauan audiens yang luas dan sangat variatif. Dengan audiens yang heterogen tersebut, para Mega Influencer biasanya sudah memproduksi jenis-jenis konten yang general.


Paling Cocok Jadi Brand Ambassador!


Mereka juga lebih sering membagikan kehidupan personal mereka sebagai konten di media sosial, hal ini dikarenakan followers sangat tertarik dengan kehidupan mereka. Tentunya hal ini bisa menjadi kesempatan emas bagi kamu yang ingin menjadikan mereka sebagai brand ambassador.


Penempatan produk placement dan teknik soft selling akan sangat mudah dilakukan bila kamu bekerja sama dengan Mega Influencer yang rutin membagikan kehidupan personal mereka di media sosial.


Selain itu, dengan jumlah followers yang sangat banyak, kamu bisa menjangkau target market dari berbagai kalangan secara sekaligus. Cocok sekali untuk meningkatkan brand awareness dan mempertegas brand image!


Target marketing yang cocok: Brand Awareness, Sales, Content Creation, Brand Image.



Notes Untuk Stellars!


Perlu diingat, membangun bisnis memang banyak trial and error. Supaya kamu bisa mendapatkan kesempatan untung sebanyak mungkin, pastikan untuk meng-endorse Influencer yang variatif dari berbagai jenis tingkatan.


Hindari mengendorse hanya dari satu jenis influencer, karena dikhawatirkan followers dari influencer tersebut akan jenuh dengan produkmu. Libatkan lebih dari 1 influencer saat kamu sedang membuat marketing plan, supaya kamu punya back up plan ketika hasil endorse yang kamu dapat kurang maksimal.


(GG)



Comments


bottom of page