top of page
  • Writer's picturestellarw

What does it mean to build a sustainable business?

Updated: Oct 13, 2021




Di zaman yang sudah berkembang ini, semakin banyak organisasi dan institusi yang mengintegrasikan sustainability dalam strategi bisnis mereka— menyadari bahwa mereka bisa melakukan “do well do good” dalam bisnisnya. Menurut survei yang telah dilakukan McKinsey, 70% dari responden yang merupakan pemilik suatu perusahaan mengatakan bahwa mereka telah menjalankan good governance dalam sustainability bisnisnya. Tetapi, sebenarnya apa sih maksud dari “sustainable” di dalam suatu bisnis itu sendiri?

WHAT DOES “SUSTAINABILITY” MEAN IN BUSINESS?

Dalam dunia bisnis, sustainability memiliki arti bahwa suatu brand melakukan bisnis mereka dengan tidak memberikan dampak negatif kepada lingkungan, komunitas, dan masyarakat sebagai satu kesatuan. Sustainability dalam bisnis secara umum mengangkat 2 kategori umum yaitu:

  • Dampak bisnis terhadap lingkungan

  • Dampak bisnis terhadap masyarakat

Tujuan dari strategi bisnis berkelanjutan (sustainable business strategy) ini sendiri adalah memberikan dampak positif pada setidaknya 1 dari area tersebut. Ketika suatu perusahaan tidak berhasil untuk memikul tanggung jawab, hal sebaliknya dapat terjadi, yang mengarah ke isu-isu seperti degradasi lingkungan, ketidaksetaraan, dan ketidakadilan sosial.

Bisnis-bisnis yang berkelanjutan selalu mempertimbangkan berbagai faktor seperti lingkungan, ekonomi, dan sosial ketika membuat keputusan bisnis. Perusahaan-perusahaan ini memantau dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan operasional mereka untuk memastikan bahwa keuntungan jangka pendek mereka tidak berubah menjadi kewajiban jangka panjang.

Examples of Sustainability in Business

Banyak perusahaan yang sukses berpartisipasi dalam praktik bisnis yang berkelanjutan, namun, tidak ada dua strategi yang persis sama. Strategi bisnis yang berkelanjutan yang dilakukan oleh setiap perusahaan pasti unik karena hal tersebut pasti melekat dengan tujuan bisnis yang lebih besar dan nilai-nilai organisasi mereka. Berikut adalah beberapa contoh keberlanjutan dalam bisnis:

  • Menggunakan bahan yang berkelanjutan dalam proses manufaktur

  • Mengoptimalkan rantai pasokan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca

  • Menggalakkan kampanye untuk reduce, reuse, recycle dalam bisnisnya

  • Mensponsori dana pendidikan untuk pemuda di komunitas lokal

WHY IS SUSTAINABILITY IMPORTANT?

Selain membantu menyelesaikan tantangan global, sustainability dapat mendorong kesuksesan bisnis. Beberapa investor saat ini menggunakan metrik lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) untuk menganalisis dampak etis dan praktik keberlanjutan perusahaan. Investor melihat faktor-faktor seperti jejak karbon perusahaan, penggunaan air, upaya pengembangan masyarakat, dan keragaman dalam board perusahaan.

Penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan peringkat ESG yang tinggi memiliki biaya utang dan ekuitas yang lebih rendah, dan bahwa inisiatif sustainability dapat membantu meningkatkan kinerja keuangan sambil mendorong dukungan publik. Menurut McKinsey, hampir 3.000 karyawan mengatakan faktor motivasi terkuat untuk mengadopsi pola pikir berkelanjutan adalah menyelaraskannya dengan tujuan, misi, atau nilai perusahaan; membangun, mempertahankan, atau meningkatkan reputasi; memenuhi harapan & ekspektasi konsumen; dan mengembangkan peluang pertumbuhan baru.

Tumpang tindih antara kemajuan sosial dan lingkungan serta keuntungan finansial disebut peluang nilai bersama (shared value opportunity). Dengan kata lain, "do well" dapat berdampak langsung pada kemampuan perusahaan Anda untuk "do good". Berikut adalah empat langkah yang dapat kamu ikuti untuk menyelaraskan strategi bisnis dengan misi kamu dan menciptakan nilai bersama (shared value).


HOW TO CREATE A MORE SUSTAINABLE BUSINESS STRATEGY

Ada beberapa cara untuk kamu dapat mengubah tujuan menjadi performa / kinerja langsung dalam perusahaanmu. Berikut adalah beberapa langkah yang harus diikuti untuk menciptakan strategi bisnis yang lebih berkelanjutan:

1. Menganalisis masalah dan menentukan tujuan / objectives

Langkah pertama untuk membuat perubahan adalah menilai apa arti “keberlanjutan” bagi tim, perusahaan, industri, dan klien kamu. Pertimbangkan masalah besar yang merupakan prioritas menurut masing-masing kelompok ini. Berikut adalah panduan pertanyaan yang bisa kamu pakai sebagai langkah-langkahnya:

  • Berapa banyak limbah yang dihasilkan organisasi?

  • Apakah budaya perusahaan kita sedang struggling?

  • Apakah praktik perekrutan kami menarik kandidat pekerjaan yang beragam?

  • Apakah produk kita ditargetkan untuk membantu audiens tertentu?

  • Apa dampak perusahaan kita terhadap masyarakat lokal?

Menjawab pertanyaan ini akan membantu kamu menetapkan tujuan keberlanjutan perusahaanmu.

2. Tetapkan misi perusahaanmu

Setelah kamu menentukan tujuanmu, langkah selanjutnya adalah menetapkan misi perusahaan. Pernyataan misi yang “beda” merupakan bagian penting untuk menjadi bisnis yang lebih berkelanjutan. Pernyataan misi yang efektif menguraikan fokus perusahaan Anda pada "doing." Ini harus secara efektif menangkap nilai dan tujuan perusahaanmu dan berfungsi sebagai penuntun mengapa kamu melakukan apa yang kamu lakukan. Dengan kata lain, pernyataan misi kamu harus mendefinisikan 5W perusahaanmu: who (siapa), what (apa), when (kapan), where (dimana), and why (mengapa). Statement misi perusahaan kamu harus menjelaskan apa nilai-nilai perusahaan dan bagaimana perusahaanmu mengeksekusinya.

3. Rancang strategimu!

Setelah kamu menetapkan misi perusahaanmu, kamu telah siap untuk menyelaraskan kembali perusahaanmu dengan strategi bisnis yang berkelanjutan. Dalam menyusun strategi bisnis yang berkelanjutan, sangat penting untuk memastikan perusahaanmu tetap menguntungkan dan menghasilkan profit. Tujuanmu membangun perusahaan akan menjadi tidak berguna ketika kamu tidak dapat bertahan dalam industrinya. Dan kasusnya disini, upaya keberlanjutan perusahaanmu mungkin saja dapat membantu kamu menjadi lebih profitable.

Pertimbangkan triple bottom line, yang mengacu pada bagaimana tindakan perusahaan mempengaruhi profit (keuntungan), people (masyarakat), dan planet (lingkungan) ini. Dengan framework ini, kamu dapat mengembangkan strategi bisnis berkelanjutan yang juga menguntungkan.

Perubahan kecil bisa menjadi titik awal untuk perubahan besar. Misalnya, apakah perusahaanmu biasanya membiarkan listrik dan pemanas menyala semalaman, meskipun tidak ada karyawan di lokasi? Bayangkan berapa banyak penghematan yang dapat direalisasikan, baik dalam biaya dan sumber daya energi, jika orang terakhir di kantor hanya mematikannya, atau jika kamu menggunakan timer atau sensor gerak untuk mematikannya secara otomatis setelah orang terakhir pergi.

Lantas bagaimana soal willingness to pay konsumen untuk produk yang diproduksi secara lebih berkelanjutan? Sebuah studi menemukan bahwa 33 persen konsumen ingin membeli dari sebuah brand ketika brand “melakukan kebaikan sosial atau lingkungan,” menciptakan peluang yang belum dimanfaatkan di pasar untuk barang-barang yang berkelanjutan.

Ada beberapa strategi khusus untuk industrimu yang dapat meningkatkan efisiensi operasional kamu sambil mendorong nilai sosial dan internal. Bekerja untuk membangun strategi keberlanjutan yang kuat dapat membantu perusahaanmu dan lingkungan secara jangka panjang.

4. Mengimplementasikan strategi & mengevaluasi hasilnya

Berbicara tentang motivasi yang baru ditemukan untuk melakukannya dengan baik dan berbuat baik adalah satu hal, tetapi itu adalah hal lain untuk mengambil bagian dari publik, menjanjikan hasil yang dapat diukur, dan benar-benar mencapainya. Dengan misi dan strategi yang solid, kamu siap melangkah untuk mencapai tujuanmu. Saat kamu mengimplementasikan strategimu, ingatlah untuk meninjau kembali prosesnya secara berkala untuk memastikan tujuan, misi, dan kemajuannya tetap selaras.


TYING IT ALL TOGETHER

Kamu kini dilengkapi dengan empat langkah sederhana yang dapat membantumu menciptakan bisnis yang lebih berkelanjutan. Ketika objectives menjadi purpose, sebuah cerita yang kuat dibangun. Kisah itu akan mendorong misimu dan memungkinkan kamu membuat rencana yang dapat ditindaklanjuti. Rencana ini kemudian siap untuk memberikan hasil dan menjadi berdampak untuk sekitarmu. Jangan khawatir jika hasilnya tidak segera datang; jalan menuju 100% sustainability masih panjang dan mungkin masih memerlukan banyak iterasi dan evaluasi untuk memberikan dampakmu semaksimal mungkin.

Let’s do well do good untuk bisnis, konsumen, masyarakat dan lingkungan kita dengan menerapkan strategi bisnis yang berkelanjutan!




173 views0 comments

Kommentare


bottom of page