top of page
  • Writer's picturestellarw

Tips Hindari Bisnis Scammer seperti Anna Delvey

Sudah nonton series terbaru Netflix berjudul Inventing Anna? Bagi kamu yang sedang berniat investasi atau melakukan bisnis dengan teman, ada baiknya kamu menonton series ini lho!


Inventing Anna adalah series yang menceritakan sepak terjang Anna Delvey, seorang sosialita yang ternyata merupakan penipu ulung dan berhasil menipu teman-temannya hingga ratusan juta dollar.


Inventing Anna Bisnis
Series Netflix Inventing Anna (Gambar: Suara.com)

Menariknya, cerita ini berdasarkan dari kisah nyata dari Anna Delvey yang didokumentasikan khusus oleh Netflix lho. Nah, jangan sampai nih kamu yang sedang berniat investasi/bisnis akhirnya malah bertemu dengan orang-orang seperti Anna Delvey


Maka dari itu, yuk simak cara terhindar dari investasi bodong seperti yang terjadi dalam kasus Anna Delvey!


Gambar: IDN Times

1. JANGAN TERGIUR PROFIT/BUNGA BESAR

Saat kamu ingin berinvestasi di bisnis orang lain, pasti mereka menawarkan profit dan bunga yang menggiurkan untuk kamu sebagai investor.


Tapi, bila bunga yang ditawarkan too good to be true, jangan dulu buru-buru teken kontrak ya Stellars.


Ingatlah bahwa teman yang baru mulai berbisnis, pasti membutuhkan modal besar untuk mengembangkan bisnisnya. Alih-alih memberikan bunga besar untukmu, justru mereka harus menambah lebih banyak kas bukan?


Nah maka dari itu, untuk keamananmu cobalah berinvestasi pada bisnis-bisnis yang memberikan profit 3%-6%. Rentang bunga tersebut sangatlah wajar dan tergolong sangat memungkinkan untuk dicapai oleh bisnis baru, sehingga risiko gagal sharing profit akan lebih kecil bukan?



Gambar: mainmain.id

2. CEK ROADMAP DAN MODAL BISNIS DENGAN JELAS!

Dalam serial Inventing Anna, banyak sekali tokoh-tokoh terkenal yang tertipu Anna Delvey karena tergiur dengan bisnis Art Foundation dan bisnis restoran bintang lima yang dirancang oleh Anna. Padahal bisnis tersebut tidak pernah ada lho!


So, pelajaran yang bisa kamu petik adalah cek roadmap dan model bisnis dengan jelas sebelum mulai berinvestasi! Dengan begitu, kamu bisa memperkirakan apakah bisnis tersebut memiliki asset dan berpotensi untuk berkembang atau tidak?


3. PASTIKAN BISNIS TERSEBUT BERBADAN HUKUM

Untuk menipu teman-temannya, Anna berbohong dengan menyatakan bahwa dia adalah orang kaya sekaligus pewaris bisnis asal Jerman.


Dia bahkan memalsukan dokumen kekayaannya untuk mengajukan pinjaman ke bank, dan berbohong kepada semua orang bahwa dia memiliki lawyer pribadi. Ini tentu masalah serius lho!


Nah, untuk itu pastikan bahwa bisnis yang akan menyerap modal investasimu adalah bisnis yang memiliki perizinan, seperti SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan) dan NIB (Nomor Induk Berusaha)


Jangan sampai kamu bekerjasama ataupun berinvestasi pada bisnis yang belum jelas dasar hukumnya seperti bisnis milik Anna Delvey yaa


Gambar: game-news24.com

4. DOKUMENTASIKAN FILE DAN PERJANJIAN PENTING

Dalam serial ini, Anna Delvey dikenal sebagai sosialita yang hobi berutang sana-sini. Dia kerap kali meminjam kartu kredit teman-temannya untuk membeli barang dan kebutuhan pribadinya.


Beruntungnya teman-teman Anna selalu mendokumentasikan utang-utang dan kerjasama bisnis yang mereka lakukan dengan Anna. Dengan begitu, pengadilan bisa mengumpulkan bukti-bukti utang tersebut.


Bahkan hasil dari pengadilan menyimpulkan bahwa Anna bertanggung jawab untuk mengganti kerugian utang dengan total sekitar 145.000 Euro atau sekitar 275.000 US Dollar. Fantastis bukan?


Nah, hal yang sama harus kamu terapkan juga yaa ketika sedang melakukan kerjasama bisnis. Pastikan kamu selalu mendokumentasikan setiap perubahan kontrak ataupun perjanjian kerjasama baru yang terjadi.


Dengan begitu, kamu akan lebih mudah menemukan jalan keluar permasalahannya bila dikemudian hari bisnis tersebut tidak berjalan sesuai harapan, karena kontrak-kontrak yang telah didokumentasikan tersebut akan menjadi bukti nyata batasan antara hak dan kewajiban antar rekan bisnis.


Notes For Stellars!


Itu dia Stellars 4 cara agar terhindar dari investasi bodong maupun kerjasama bisnis yang merugikan. Ingat! Meskipun kamu telah berteman baik, jangan sampai muncul rasa gak enakan untuk mendiskusikan soal bisnismu, apalagi gegabah melakukan kerjasama bisnis yang tidak kamu pahami dengan baik. Because in the end, business is business, even if we’re friends!


 

(GG)





29 views0 comments

Comments


bottom of page