Jadi Entrepreneur Sambil Mengurus Anak? It’s Possible!

Updated: Feb 18





Being a woman with multiple roles? It is definitely possible! Menjadi mompreneur bisa jadi tantangan yang kita hadapi setiap hari. Nggak jarang kita memikirkan tentang kehidupan rumah tangga saat sedang berada di lingkungan profesional. Di masa awal, tugas dari roles yang kita miliki mungkin terasa sulit dan stressful. Seiring berjalannya waktu kita harus bisa memanage kehidupan profesional dan rumah tangga dengan seimbang. Nggak mustahil kok, ladies! Yuk, simak tips dibawah ini untuk kamu para ibu yang sedang berbisnis atau ingin mengembangkan bisnis.


1. Pekerjakan akuntan yang kredibel.

Kamu atau pasanganmu (atau keduanya) mungkin ahli dalam mengurus financial stuff. Ketika kamu memutuskan untuk mengembangkan bisnis, pastikan kamu mencari dan mempekerjakan akuntan untuk mendukung bisnismu. Memiliki akuntan menjadi ide yang brilian karena kamu bisa memperoleh akses informasi kapanpun kamu butuhkan dan juga bisa mengurangi resiko untuk kamu mengambil keputusan yang salah. Akuntanmu bisa fokus bekerja dan membuat laporan keuangan untuk bisnismu, sementara kamu bisa lebih fokus mengatur keuangan rumah tanggamu!




2. Manfaatkan personal relationships dengan bijak.

Kamu bisa pergi ke berbagai networking events dan membangun koneksi dengan orang-orang baru. Orang baru maupun orang terdekatmu yang berpotensi bisa menjadi partner bisnismu secara profesional. Kamu bisa lebih percaya pada partnermu ketika sudah mengenal dan mengetahui potensi mereka. When the people you meet in the real world become your business partners, you’ll find it so much more powerful.


3. Jangan takut menyuarakan idemu.

Walau kamu lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, terlebih dimasa pandemi ini, kamu tetap harus berinovasi dan menciptakan hal baru untuk bisnismu. Memang terkadang ide yang terlalu banyak atau kemampuan public speaking yang kamu rasa kurang bagus menjadi kendala. But you need to speak up! Dengan kamu berani speak up, kamu bisa membantu partner kerjamu dan nggak gampang diremehkan. Diam nggak bisa mengubah apapun, so speak up is necessary.



4. Analisa target audiensmu.

Cari tahu darimana target audiensmu berasal. Misalnya, kamu bisa memanfaatkan Facebook Ads Manager untuk mencari tahu seperti apa karakteristik audiensmu dan berapa banyak. Dengan begini, kamu bisa memproduksi konten atau layanan yang tepat untuk bisnismu. Sebagai mompreneur, kamu bisa kok untuk tetap menjaga koneksi yang baik dengan customer dimedia sosial!


5. SEO itu sangat penting!

Kamu perlu memahami SEO dan usahakan mempekerjakan tenaga profesional. Pastikan tenaga digital marketingmu selalu berada di garda terdepan untuk membuat postingan dimedia sosial dan websitemu bisa ditemukan dimanapun! Organic traffic dari berbagai tempat diinternet memiliki kredibilitas yang bisa kamu cocokkan dengan iklan bisnismu.


Ladies, mengurus rumah tangga dan menjadi wirausaha memang nggak mudah. Selain punya motivasi yang kuat dan strategi terstruktur, kamu perlu membagi fokusmu dengan jelas dan dukungan dari orang-orang terpercaya untuk bisa bekerja sama mengembangkan bisnismu. Being a mompreneur might be overwhelming, but you obviously can!

52 views0 comments

Recent Posts

See All