• StellarW

Rasa Cemas Itu Normal! Ini 4 Cara Mengendalikannya


Coba bayangkan kondisi saat tak lama lagi kamu akan menemui calon rekan bisnis, wawancara kerja, atau berbicara di depan banyak audiens. Merasa grogi, jantung terasa berdebar lebih kencang dari biasanya, tangan gemetaran, sampai keringat dingin? You definitely experience anxiety!


Hal seperti itu tentunya nggak boleh kamu biarkan terjadi setiap kali hal-hal besar menanti kamu. Well, mungkin kata-kata seperti “You can do this!” atau “Everything is going to be okay”, yang biasa kamu ucapkan pada dirimu dapat sedikit membantu mengurangi rasa cemas dalam dirimu, tapi metode self-soothing tak selalu manjur untuk membantu menghilangkan rasa cemas, lho!


Bila dilihat dari sisi positif, rasa cemas yang dialami oleh manusia sebenarnya bisa berguna sebagai tanda yang membantu kita mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan di masa yang akan datang. Untuk itu, kamu bisa menerapkan beberapa strategi di bawah ini sebagai bentuk pengendalian rasa cemasmu.


Singkirkan Pikiran Tentang Kemungkinan Terburuk

Kamu mungkin memiliki kecemasan kalau jawabanmu saat wawancara kerja tak cukup memuaskan ataupun ide yang kamu siapkan saat hendak bertemu calon rekan bisnis tak begitu memuaskan. Tapi kamu harus ingat, itu semua hanyalah skenario terburuk yang diciptakan oleh kepalamu.


Percaya, deh, pikiran-pikiran baik akan jauh lebih membantumu untuk optimis dalam menghadapi apapun. Jangan takut untuk salah, karena saat kamu memperbolehkan kemungkinan terburuk terjadi padamu, kamu lebih bisa untuk bertumbuh menjadi sosok yang lebih baik dari sebelumnya.


Kerahkan Kemampuan Terbaikmu dan Lihat Hasilnya

Cemas itu wajar, tapi apakah cemas berlebihan bisa memperlancar pekerjaanmu? Kalau kamu terlalu mengkhawatirkan hal yang belum tentu terjadi, kamu justru menghambat hal-hal baik terjadi padamu.


Ingatlah hal ini setiap kali rasa cemas melandamu: Kamu tidak bisa mengontrol pikiran orang lain dan kondisi yang akan terjadi padamu. Itu kenapa penting untuk fokus pada kemampuan dirimu dan hal baik apa yang dapat terjadi padamu. After all, usaha keras tak akan mengkhianati hasil, kan? So, mulai sekarang lakukan yang terbaik dan belajar menerima apapun hasil yang akan kamu dapatkan, ya!


Meditasi

Tak perlu cemas berlarut-larut, karena kecemasan berlebihan yang kamu rasakan hanya akan membawamu lari dari kenyataan. Yes, rasa cemas bisa jadi datang dari penyesalan atau kegagalanmu di masa lalu. Let the past stay in the past!


Untuk bisa fokus pada apa yang akan kamu hadapi di masa kini, cobalah lakukan meditasi sederhana. Setiap kali cemas melanda, carilah tempat tenang dan nyaman untuk bermeditasi selama 5-10 menit.


Menulis

Ketika rasa cemas datang, kamu tentu mendengarkan banyak suara-suara di kepalamu. Agar kamu tidak semakin larut di dalamnya, cobalah untuk menuliskan segala rasa khawatir yang kamu rasakan. Tuliskan semua beban, keluh kesah, atau ketakutanmu pada secarik kertas, catatan pribadi, atau notes di smartphone-mu.


Dengan menuliskan segala kekhawatiranmu, kamu bisa perlahan menentukan solusi tepat yang dapat menyelesaikan masalahmu. Apa yang sudah kamu tuliskan pun dapat sewaktu-waktu kamu baca kembali saat rasa cemas kembali melanda sebagai pengingat kalau semua akan baik-baik saja.




10 views0 comments

Recent Posts

See All